Modifikasi & Kenyamanan serta Keamanan

Ada tetangga penasaran dgn buntut vixen, tunggangan saya, yg terlihat lebih ramping dari tampilan umum dari spesies sejenisnya. Kebetulan motor miliknya satu ordo dengan tunggangan saya. Setelah bertanya ini dan itu, dan memberikan jawaban yg dia inginkan, saya jadi bertanya lagi, apa iya ia akan nyaman dengan dudukan handling berkendaranya, atau dari segi kenyamanan maupun keamanan berkendaranya.

Memang, di satu pihak seseorang pasti mendahulukan tampilan daripada keamanan dalam berkendara. Di lain pihak, banyak pula yg mementingkan kenyamanan, tanpa memperdulikan safety itu sendiri.

Bagi saya sendiri, dalam modifikasi sebaiknya kembali melihat ke minat dan selera kita masing2, apakah pantas / cocok bagi kita untuk membentuk / membangun motor menjadi tampilan tertentu, dsb. Karena, sejauh saya mengendarai motor saya, saya tidak merasa terbebani dengan handling / tongkrongan berkendara saya yang mirip pembalap, daripada menyerupai riding style seperti motor turing, yg lebih santai dudukannya. Hampir semua teman2 saya, yg pernah menggunakan motor saya langsung jera. “Gue rela dibonceng aja om, kalo untuk jarak jauh.. Sakit pinggang!” atau,”Lo kuat Mor? Gak sakit pinggang lo naek motor begini?” Ya seperti itulah tanggapan rekan2 seaspal dan seperjalanan πŸ˜€

Dan modif yg muluk2, terkadang (keseringan) memperpendek usia / performa motor itu sendiri. Pabrikan bukan tanpa alasan ilmiah me-launching sebuah produk ke pasar. Baru2 ini saya melihat sebuah modifikasi, motor bermesin 150cc dimodif hingga menjadi motor 150cc berpostur tubuh 450cc. Ini bukan Custom namanya, tapi Kasihan! Dari segi efisiensi konsumsi bahan bakar, pasti motor tersebut akan menjerit,”Hausss!” seandainya ia dapat mengeluh pada majikannya. Bayangkan mesin 150cc standar pabrikan harus menggenjot bobot bodi motor yg bermesin 3x lipat besarnya? ‘Hasrat mau beli moge tapi gak kesampaian’ ini yg seharusnya dimodif dan dikondisikan menurut takaran kantong yang tersedia.

Tapi ya kembali ke selera masing2 sih, kalo yg namanya kepingin atau minat dan style, siapa yang mau larang? Ya nggak? πŸ˜‰

Advertisements

About moricelli

Pencilless writer, penniless rider
This entry was posted in bike, custom, safety riding, two wheeler and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s